Mon. Apr 6th, 2020

Sudah 20 Tahun, Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic Optimis Dapatkan Scudetto

Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic, mulai optimis jika timnya layak menjadi salah satu calon juara Serie A musim ini. Kali terakhir Lazio meraih Scudetto yakni pada musim 1999/2000, tepatnya saat kepelatihan Sven-Goran Eriksson.

Milinkovic-Savic menjadi penentu kemenangan saat Lazio menumbangkan Inter Milan pada Giornata ke-24 di Stadion Olimpico, Senin (17/2) dini hari tadi. Sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol Ashley Young, Lazio kemudian berhasil membalikkan keadaan melalui gol yang masing-masing dicetak oleh Ciro Immobile dan Milinkovic-Savic.

Milinkovic-Savic pun mengaku bahagia berhasil mencetak gol penting bagi timnya. Namun yang perlu diapresiasi tentu saja mental tim untuk bangkit dan membalikkan kedudukan.

“Saya berhasil mencetak gol, tetapi seluruh tim layak mendapatkan kemenangan ini. Kami adalah keluarga dan kami ingin terus seperti ini,” ucap Milinkovic-Savic selepas pertandingan dilansir dari Football Italia.

“Inter tidak memainkan babak pertama dengan hebat. Kami yang lebih banyak menciptakan peluang, tetapi mereka mampu mencetak gol.”

“Jadi, kami pergi ke ruang ganti dan berpikir jika pertandingan ini harus menjadi milik kami dan kami kembali dengan sikap yang sama, seolah-olah skor masih 0-0.”

Tambahan tiga angka membuat Lazio kini melesat ke peringkat dua. Mereka yang mengantongi 55 poin hanya berjarak satu angka saja dari Juventus di pucuk klasemen.

“Yang kami rasa wajib untuk dicapai adalah posisi Liga Champions, tetapi jika kami berada di posisi sekarang hingga menjelang akhir musim, maka mengapa tidak untuk menargetkan Scudetto?,” tambahnya.

Summary
Review Date
Reviewed Item
bola
Author Rating
51star1star1star1star1star